<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Mas Gie</title>
	<atom:link href="http://mastoro.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mastoro.wordpress.com</link>
	<description>Rawe Rawe Rantas Malang Malang Putung, Hidup adalah Sebuah Perjuangan.</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Nov 2009 14:58:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mastoro.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/d87d750a0efa561492eaf4393677cf94?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Mas Gie</title>
		<link>http://mastoro.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mastoro.wordpress.com/osd.xml" title="Mas Gie" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mastoro.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Ketika Jalan Terhampar Kerikil</title>
		<link>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/ketika-jalan-terhampar-kerikil/</link>
		<comments>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/ketika-jalan-terhampar-kerikil/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 14:28:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mastoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjemput Hidayah Allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mastoro.wordpress.com/?p=720</guid>
		<description><![CDATA[Seberkas pelangi jingga sore itu menghiasi ufuk-ufuk yang perlahan menggelap, serta alunan adzan berkumandang dan membahana masuk meresap syahdu ke dalam kalbu orang-orang yang mendengar. Sore itu, adalah sore terakhir untuk menelan segala kepahitan, dan awal untuk kembali mendongakkan kepala serta menatap jauh ke depan. Seiring berjalan, seiring mereka paham mengapa Allah mempertemukan serta memisahkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mastoro.wordpress.com&amp;blog=4408780&amp;post=720&amp;subd=mastoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seberkas pelangi jingga sore itu menghiasi ufuk-ufuk yang perlahan menggelap, serta alunan adzan berkumandang dan membahana masuk meresap syahdu ke dalam kalbu orang-orang yang mendengar.</p>
<p>Sore itu, adalah sore terakhir untuk menelan segala kepahitan, dan awal untuk kembali mendongakkan kepala serta menatap jauh ke depan. Seiring berjalan, seiring mereka paham mengapa Allah mempertemukan serta memisahkan mereka.</p>
<p>Manusia boleh berharap, manusia boleh berupaya, namun pucuk sebuah jawab tetap terletak pada Yang Mahatahu. Apakah mereka hendak menjadi bunga-bunga yang layu, tak bertenaga, lalu jatuh terinjak rusak menyatu dengan tanah?</p>
<p>Sampai kapan sebuah kekecewaan berhenti menggerogoti hati? Malah justru makin memperbayak butiran-butiran noktah hitam yang tak lain merupakan penyakit diri. Lihatlah sesuatu sewajarnya, lalu kembalikan kepada asal-muasal niat yang menjadi dasar.</p>
<p>Apapun bentuknya, perjalanan masih panjang, dan titian ini belum tentu akan terasa buahnya dalam satu langkah waktu, boleh jadi anak mereka, boleh jadi cucu mereka, atau bisa saja puluhan garis keturunan setelah mereka.</p>
<p>Hanya ada satu pilihan, bergerak atau tergantikan.<br />
Dan jalan masih panjang. Setiap masa adalah babak, epidose, lembar, alunan cerita.<br />
Berbanggalah, karena mereka telah diberikan kesempatan untuk mengecup sebuah masa.<br />
Mengecup dan merasakan, sebuah masa.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mastoro.wordpress.com/720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mastoro.wordpress.com/720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mastoro.wordpress.com/720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mastoro.wordpress.com/720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mastoro.wordpress.com/720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mastoro.wordpress.com/720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mastoro.wordpress.com/720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mastoro.wordpress.com/720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mastoro.wordpress.com/720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mastoro.wordpress.com/720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mastoro.wordpress.com/720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mastoro.wordpress.com/720/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mastoro.wordpress.com/720/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mastoro.wordpress.com/720/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mastoro.wordpress.com&amp;blog=4408780&amp;post=720&amp;subd=mastoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/ketika-jalan-terhampar-kerikil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/669766dc024ee2ac23cb5413e1a86e3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mastoro</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Singgah di Taman Surga</title>
		<link>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/singgah-di-taman-surga/</link>
		<comments>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/singgah-di-taman-surga/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 14:14:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mastoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjemput Hidayah Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Surga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mastoro.wordpress.com/?p=714</guid>
		<description><![CDATA[Dari Anas bin Malik radhiyallohu ‘anhu bahwa Rasululloh shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “jika kalian melewati taman-taman surga maka singgahlah dengan senang.” Para sahabat bertanya, “Apakah taman-taman surga itu?” Beliau menjawab, “Halaqoh-halaqoh dzikir.” (HR. at-Tirmidzi dan lain-lain) Apakah yang dimaksud dengan halaqoh dzikir? Para Ulama menyebutkan makna halaqoh dzikir ada beberapa macam yaitu : Pertama, sekelompok [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mastoro.wordpress.com&amp;blog=4408780&amp;post=714&amp;subd=mastoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong>Dari Anas bin Malik <em>radhiyallohu ‘anhu</em> bahwa Rasululloh <em>shallallahu’alaihi wa sallam</em> bersabda, <em>“jika kalian melewati taman-taman surga maka singgahlah dengan senang.”</em> Para sahabat bertanya<em>, “Apakah taman-taman surga itu?” </em>Beliau menjawab, “<em>Halaqoh-halaqoh dzikir.”</em> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>(HR. at-Tirmidzi dan lain-lain)</strong></p>
<p style="text-align:center;">
<p><strong>Apakah yang dimaksud dengan halaqoh dzikir?</strong> Para Ulama menyebutkan makna halaqoh dzikir ada beberapa macam yaitu :</p>
<p><strong>Pertama, sekelompok orang yang duduk bersama disuatu tempat kemudian masing-masing berdzikir sendiri-sendiri dengan suara pelan.</strong></p>
<blockquote><p>Makna ini didasarkan pada hadits Mu’awiyah <em>rodhiyallohu ‘anhu</em> yang diriwayatkan oleh Imam Muslim di kitab shahihnya bahwa  Rasululloh <em>shallallahu’alaihi wa sallam </em>pernah keluar pada suatu halaqoh para sahabat. Kemudian beliau bertanya, <strong>“Apa yang menyebabkan kalian duduk (disini)?”</strong></p>
<p>Para sahabat menjawab, “Kami duduk berdzikir kepada Alloh.” Beliau bertanya lagi, “<strong>Demi Alloh, apakah kalian duduk (disini) hanya karena hal itu (dzikir)?” </strong>Para sahabat menjawab, “Demi Alloh, tidak ada yang menyebabkan kami duduk (disini) kecuali karena hal itu.”</p>
<p>Beliau bersabda , <strong>“Sesunggunya aku tidaklah meminta kalian bersumpah karena aku menyangka kalian berbohong. Akan tetapi Jibril telah mendatangiku, lalu memberitahukan kepadaku bahwa Alloh membanggakan kalian kepada malaikat.”</strong></p></blockquote>
<p>Di dalam hadits tersebut ada isyarat bahwa mereka berdzikir dengan suara pelan yaitu dari pertanyaan Rasululloh <em>shallallahu’alaihi wa sallam</em> kepada orang-orang yang berdzikir tersebut. Seandainya mereka berdzikir dengan suara keras, tentunya Rasululloh <em>shallallahu’alaihi wa sallam</em> akan mengetahui dan tidak bertanya lagi.</p>
<p>Dalil lain adalah dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallohu ‘anhu bahwa beliau mengingkari orang-orang yang berdzikir bersama-sama dengan pengingkaran yang sangat keras.</p>
<p><strong>Kedua, duduk bersama-sama untuk membaca dan mempelajari al-Quran.</strong></p>
<blockquote><p>Yaitu salah seorang membaca dan lainnya mendengarkan. Rasululloh <em>shallallahu’alaihi wa sallam</em> bersabda, “<strong>Dan tidaklah sekelompok orang berkumpul didalam salah satu rumah diantara rumah-rumah Alloh, mereka membaca kitab Alloh dan saling belajar diantara mereka, kecuali ketenangan turun kepada mereka, rahmat meliputi mereka, dan Alloh menyebut mereka di kalangan (para malaikat) di hadapan-Nya.”</strong></p></blockquote>
<p><strong>Ketiga, majelis ilmi yaitu yang membahas ilmu-ilmu agama, membahas tentang halal dan haram dan lainnya.</strong></p>
<blockquote><p>Berdasar hadits dari Abu Waqid al-Laitsi <em>radhiyallohu’anhu</em> bahwa ketika Rasululloh <em>shallallahu’alaihi wa sallam</em> sedang duduk dalam masjid bersama para sahabat, tiba-tiba datanglah tiga orang. Dua orang menghampiri Rasululloh <em>shallallahu’alaihi wa sallam</em> dan yang seorang pergi. Orang yang pertama melihat ada celah pada halaqoh lalu duduk disana. Orang yang kedua duduk di belakang mereka (di belakang halaqoh). Sedangkan orang yang ketiga berpaling dan pergi. Setelah Rasululloh <em>shallallahu’alaihi wa sallam</em> selesai, beliau bersabda, “<strong>Maukah akuberitahu kliantentang tiga orang tadi? Adapun salah satu dari mereka, dia mendekat kepada Alloh maka Alloh-pun mendekatkannya. Adapun yang lain, dia malu, maka Alloh-pun malu kepadanya. Dan yang lain lagi dia berpaling, maka Alloh-pun berpaling darinya.” (HR. Bukhari dan Muslim).</strong></p></blockquote>
<p>Syaikh Salim bin Ied al-Hilaly berkata, <em>“Majelis-majelis dzikir adalah majelis-majelis ilmu yang diadakan di rumah-rumah Alloh untuk belajar, mengajar dan mencari pemahaman tentang agama.”</em> Beliau juga berkata, “<em>Majelis dzikir yang dicintai oleh Alloh adalah majelis-majelis ilmu, bersama-sama mempelajari al-Quran dan as-Sunnah dan mencari pemahaman tentang hal itu.”</em></p>
<p>Itulah yang dimaksud dengan halaqoh dzikir yang merupakan tama-taman surga, yaitu <strong>sekelompok orang yang berdzikr di suatu tempat dengan dzikir dan tatacara yang diajarkan Rasululloh <em>shallallahu’alaihi wa sallam</em> atau berkumpul untuk mebaca dan mempelajari al-Quran atau berkumpul untuk mempelajari ilmu agama.</strong></p>
<p>Bagaimana dengan kita ? Sukakah kita singgah di taman-taman surga ? jika iya, mudah-mudahan kelak kita akan menjadi salah seorang penduduk surga-Nya. Jika belum, semoga Alloh memberikan hidayah sehingga kita diberi kekuatan untuk menghampiri taman-taman surga dan menyusul mereka yang telah singgah didalamnya.</p>
<p>Ditulis dari : Majalah Tashfia 03/I/2006</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mastoro.wordpress.com/714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mastoro.wordpress.com/714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mastoro.wordpress.com/714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mastoro.wordpress.com/714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mastoro.wordpress.com/714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mastoro.wordpress.com/714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mastoro.wordpress.com/714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mastoro.wordpress.com/714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mastoro.wordpress.com/714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mastoro.wordpress.com/714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mastoro.wordpress.com/714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mastoro.wordpress.com/714/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mastoro.wordpress.com/714/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mastoro.wordpress.com/714/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mastoro.wordpress.com&amp;blog=4408780&amp;post=714&amp;subd=mastoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/singgah-di-taman-surga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/669766dc024ee2ac23cb5413e1a86e3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mastoro</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Asmaul Husna</title>
		<link>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/asmaul-husna/</link>
		<comments>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/asmaul-husna/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 14:13:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mastoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[Asmaul Husna]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mastoro.wordpress.com/?p=711</guid>
		<description><![CDATA[Ar-Rahman (Ar Rahman) Artinya Yang Maha Pemurah 2. Ar-Rahim (Ar Rahim) Artinya Yang Maha Mengasihi 3. Al-Malik (Al Malik) Artinya Yang Maha Menguasai / Maharaja Teragung 4. Al-Quddus (Al Quddus) Artinya Yang Maha Suci 5. Al-Salam (Al Salam) Artinya Yang Maha Selamat Sejahtera 6. Al-Mu&#8217;min (Al Mukmin) Artinya Yang Maha Melimpahkan Keamanan 7. Al-Muhaimin (Al [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mastoro.wordpress.com&amp;blog=4408780&amp;post=711&amp;subd=mastoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ol>
<li>Ar-Rahman      (Ar Rahman) Artinya Yang Maha Pemurah<br />
2. Ar-Rahim (Ar Rahim) Artinya Yang Maha Mengasihi<br />
3. Al-Malik (Al Malik) Artinya Yang Maha Menguasai / Maharaja Teragung<br />
4. Al-Quddus (Al Quddus) Artinya Yang Maha Suci<br />
5. Al-Salam (Al Salam) Artinya Yang Maha Selamat Sejahtera<br />
6. Al-Mu&#8217;min (Al Mukmin) Artinya Yang Maha Melimpahkan Keamanan<br />
7. Al-Muhaimin (Al Muhaimin) Artinya Yang Maha Pengawal serta Pengawas<br />
8. Al-Aziz (Al Aziz) Artinya Yang Maha Berkuasa<br />
9. Al-Jabbar (Al Jabbar) Artinya Yang Maha Kuat Yang Menundukkan Segalanya<br />
10. Al-Mutakabbir (Al Mutakabbir) Artinya Yang Melengkapi Segala      kebesaranNya<br />
11. Al-Khaliq (Al Khaliq) Artinya Yang Maha Pencipta<br />
12. Al-Bari (Al Bari) Artinya Yang Maha Menjadikan<br />
13. Al-Musawwir (Al Musawwir) Artinya Yang Maha Pembentuk<br />
14. Al-Ghaffar (Al Ghaffar) Artinya Yang Maha Pengampun<br />
15. Al-Qahhar (Al Qahhar) Artinya Yang Maha Perkasa<br />
16. Al-Wahhab (Al Wahhab) Artinya Yang Maha Penganugerah<br />
17. Al-Razzaq (Al Razzaq) Artinya Yang Maha Pemberi Rezeki<br />
18. Al-Fattah (Al Fattah) Artinya Yang Maha Pembuka<br />
19. Al-&#8217;Alim (Al Alim) Artinya Yang Maha Mengetahui<br />
20. Al-Qabidh (Al Qabidh) Artinya Yang Maha Pengekang<br />
21. Al-Basit (Al Basit) Artinya Yang Maha Melimpah Nikmat<br />
22. Al-Khafidh (Al Khafidh) Artinya Yang Maha Perendah / Pengurang<br />
23. Ar-Rafi&#8217; (Ar Rafik) Artinya Yang Maha Peninggi<br />
24. Al-Mu&#8217;izz (Al Mu&#8217;izz) Artinya Yang Maha Menghormati / Memuliakan<br />
25. Al-Muzill (Al Muzill) Artinya Yang Maha Menghina<br />
26. As-Sami&#8217; (As Sami) Artinya Yang Maha Mendengar<br />
27. Al-Basir (Al Basir) Artinya Yang Maha Melihat<br />
28. Al-Hakam (Al Hakam) Artinya Yang Maha Mengadili<br />
29. Al-&#8217;Adl (Al Adil) Artinya Yang Maha Adil<br />
30. Al-Latif (Al Latif) Artinya Yang Maha Lembut serta Halus<br />
31. Al-Khabir (Al Khabir) Artinya Yang Maha Mengetahui<br />
32. Al-Halim (Al Halim) Artinya Yang Maha Penyabar<br />
33. Al-&#8217;Azim (Al Azim) Artinya Yang Maha Agung<br />
34. Al-Ghafur (Al Ghafur) Artinya Yang Maha Pengampun<br />
35. Asy-Syakur (Asy Syakur) Artinya Yang Maha Bersyukur<br />
36. Al-&#8217;Aliy (Al Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia<br />
37. Al-Kabir (Al Kabir) Artinya Yang Maha Besar<br />
38. Al-Hafiz (Al Hafiz) Artinya Yang Maha Memelihara<br />
39. Al-Muqit (Al Muqit) Artinya Yang Maha Menjaga<br />
40. Al-Hasib (Al Hasib) Artinya Yang Maha Penghitung<br />
41. Al-Jalil (Al Jalil) Artinya Yang Maha Besar serta Mulia<br />
42. Al-Karim (Al Karim) Artinya Yang Maha Pemurah<br />
43. Ar-Raqib (Ar Raqib) Artinya Yang Maha Waspada<br />
44. Al-Mujib (Al Mujib) Artinya Yang Maha Pengkabul<br />
45. Al-Wasi&#8217; (Al Wasik) Artinya Yang Maha Luas<br />
46. Al-Hakim (Al Hakim) Artinya Yang Maha Bijaksana<br />
47. Al-Wadud (Al Wadud) Artinya Yang Maha Penyayang<br />
48. Al-Majid (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia<br />
49. Al-Ba&#8217;ith (Al Baith) Artinya Yang Maha Membangkitkan Semula<br />
50. Asy-Syahid (Asy Syahid) Artinya Yang Maha Menyaksikan<br />
51. Al-Haqq (Al Haqq) Artinya Yang Maha Benar<br />
52. Al-Wakil (Al Wakil) Artinya Yang Maha Pentadbir<br />
53. Al-Qawiy (Al Qawiy) Artinya Yang Maha Kuat<br />
54. Al-Matin (Al Matin) Artinya Yang Maha Teguh<br />
55. Al-Waliy (Al Waliy) Artinya Yang Maha Melindungi<br />
56. Al-Hamid (Al Hamid) Artinya Yang Maha Terpuji<br />
57. Al-Muhsi (Al Muhsi) Artinya Yang Maha Penghitung<br />
58. Al-Mubdi (Al Mubdi) Artinya Yang Maha Pencipta dari Asal<br />
59. Al-Mu&#8217;id (Al Muid) Artinya Yang Maha Mengembali dan Memulihkan<br />
60. Al-Muhyi (Al Muhyi) Artinya Yang Maha Menghidupkan<br />
61. Al-Mumit (Al Mumit) Artinya Yang Mematikan<br />
62. Al-Hayy (Al Hayy) Artinya Yang Senantiasa Hidup<br />
63. Al-Qayyum (Al Qayyum) Artinya Yang Hidup serta Berdiri Sendiri<br />
64. Al-Wajid (Al Wajid) Artinya Yang Maha Penemu<br />
65. Al-Majid (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia<br />
66. Al-Wahid (Al Wahid) Artinya Yang Maha Esa<br />
67. Al-Ahad (Al Ahad) Artinya Yang Tunggal<br />
68. As-Samad (As Samad) Artinya Yang Menjadi Tumpuan<br />
69. Al-Qadir (Al Qadir) Artinya Yang Maha Berupaya<br />
70. Al-Muqtadir (Al Muqtadir) Artinya Yang Maha Berkuasa<br />
71. Al-Muqaddim (Al Muqaddim) Artinya Yang Maha Menyegera<br />
72. Al-Mu&#8217;akhkhir (Al Muakhir) Artinya Yang Maha Penangguh<br />
73. Al-Awwal (Al Awwal) Artinya Yang Pertama<br />
74. Al-Akhir (Al Akhir) Artinya Yang Akhir<br />
75. Az-Zahir (Az Zahir) Artinya Yang Zahir<br />
76. Al-Batin (Al Batin) Artinya Yang Batin<br />
77. Al-Wali (Al Wali) Artinya Yang Wali / Yang Memerintah<br />
78. Al-Muta&#8217;ali (Al Muta Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia<br />
79. Al-Barr (Al Barr) Artinya Yang banyak membuat kebajikan<br />
80. At-Tawwab (At Tawwab) Artinya Yang Menerima Taubat<br />
81. Al-Muntaqim (Al Muntaqim) Artinya Yang Menghukum Yang Bersalah<br />
82. Al-&#8217;Afuw (Al Afuw) Artinya Yang Maha Pengampun<br />
83. Ar-Ra&#8217;uf (Ar Rauf) Artinya Yang Maha Pengasih serta Penyayang<br />
84. Malik-ul-Mulk (Malikul Mulk) Artinya Pemilik Kedaulatan Yang Kekal<br />
85. Dzul-Jalal-Wal-Ikram (Dzul Jalal Wal Ikram) Artinya Yang Mempunyai      Kebesaran dan Kemuliaan<br />
86. Al-Muqsit (Al Muqsit) Artinya Yang Maha Saksama<br />
87. Al-Jami&#8217; (Al Jami) Artinya Yang Maha Pengumpul<br />
88. Al-Ghaniy (Al Ghaniy) Artinya Yang Maha Kaya Dan Lengkap<br />
89. Al-Mughni (Al Mughni) Artinya Yang Maha Mengkayakan dan Memakmurkan<br />
90. Al-Mani&#8217; (Al Mani) Artinya Yang Maha Pencegah<br />
91. Al-Darr (Al Darr) Artinya Yang Mendatangkan Mudharat<br />
92. Al-Nafi&#8217; (Al Nafi) Artinya Yang Memberi Manfaat<br />
93. Al-Nur (Al Nur) Artinya Cahaya<br />
94. Al-Hadi (Al Hadi) Artinya Yang Memimpin dan Memberi Pertunjuk<br />
95. Al-Badi&#8217; (Al Badi) Artinya Yang Maha Pencipta Yang Tiada BandinganNya<br />
96. Al-Baqi (Al Baqi) Artinya Yang Maha Kekal<br />
97. Al-Warith (Al Warith) Artinya Yang Maha Mewarisi<br />
98. Ar-Rasyid (Ar Rasyid) Artinya Yang Memimpin Kepada Kebenaran<br />
99. As-Sabur (As Sabur) Artinya Yang Maha Penyabar / Sabar</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mastoro.wordpress.com/711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mastoro.wordpress.com/711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mastoro.wordpress.com/711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mastoro.wordpress.com/711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mastoro.wordpress.com/711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mastoro.wordpress.com/711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mastoro.wordpress.com/711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mastoro.wordpress.com/711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mastoro.wordpress.com/711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mastoro.wordpress.com/711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mastoro.wordpress.com/711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mastoro.wordpress.com/711/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mastoro.wordpress.com/711/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mastoro.wordpress.com/711/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mastoro.wordpress.com&amp;blog=4408780&amp;post=711&amp;subd=mastoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/asmaul-husna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/669766dc024ee2ac23cb5413e1a86e3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mastoro</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dzikirnya Alam Semesta</title>
		<link>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/dzikirnya-alam-semesta/</link>
		<comments>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/dzikirnya-alam-semesta/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 14:09:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mastoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjemput Hidayah Allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mastoro.wordpress.com/?p=709</guid>
		<description><![CDATA[Apakah alam juga berdzikir..? Bagian ini adalah rangkaian dari cerita sebelumnya. Saat itu, setelah aku sampai di masjid, kebetulan aku berpisah dengan pak Hadi. Hal itu disebabkan karena saat itu jama’ah sudah berjubel banyak sekali. Kamipun mencari tempat sendiri sendiri, sehingga kami terpisah. Para jama’ah yang berjubel itu, berebut memenuhi shaf-shaf depan. Sehingga aku mendapatkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mastoro.wordpress.com&amp;blog=4408780&amp;post=709&amp;subd=mastoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<p><strong>Apakah alam juga berdzikir..?</strong></p>
<p>Bagian ini adalah rangkaian dari cerita sebelumnya. Saat itu, setelah aku sampai di masjid, kebetulan aku berpisah dengan pak Hadi. Hal itu disebabkan karena saat itu jama’ah sudah berjubel banyak sekali. Kamipun mencari tempat sendiri sendiri, sehingga kami terpisah.</p>
<p>Para jama’ah yang berjubel itu, berebut memenuhi shaf-shaf depan. Sehingga aku mendapatkan shaf di belakang. Hampir di shaf yang paling akhir.Ketika aku melakukan shalat sunah, tiba-tiba di sebelah kananku datang seorang jama’ah pakai baju gamis putih-putih, berjenggot panjang menjuntai ke bawah sampai ke dada. Matanya bening, mulutnya selalu senyum.</p>
<p>Begitu aku selesai shalat, ia mengambil minyak wangi dari dalam bajunya, dan minyak itu dioleskan ke tanganku, dan juga ke bajuku. Ia memberi isyarat agar aku mengoleskan dan meratakan minyak darinya itu ke seluruh tubuhku. Dan kemudian ia menyelinap di antara ribuan jamaah lainnya. Lalu pergi entah kemana. Ah, seorang yang aneh! pikirku.</p>
<p>Harumnya minyak wangi itu begitu aneh bagiku. Bau yang lembut, tetapi terus merasuk ke nafasku yang mengakibatkan rongga dadaku menjadi nyaman dan lapang. Satu hal lagi, bahwa wajah orang itu begitu akrab dalam benakku. Aku tidak merasa asing dengan wajah itu. Tetapi aku lupa di mana aku pernah bertemu dengan wajah itu…</p>
<p>Shalat dhuhur rupanya masih lama, maka aku pun kembali berdzikir sambil menunggu waktu shalat tiba. Ketika aku tenggelam dalam dzikirku, tiba-tiba aku dikejutkan oleh suara lamat-lamat dari kejauhan, yang bertambah lama terasa bertambah dekat. Bahkan begitu jelasnya suara itu di telingaku.</p>
<p>Suara itu ritmenya begitu luar biasa indahnya. Datang bergelombang dengan lembut tetapi jelas. Asal suara itu datang dari atas. Setelah itu datang dari berbagai penjuru. Dari samping kiriku, dari samping kananku, bahkan dari sekelilingku. Aku terbengong sendiri.<br />
Asalnya aku mengira ada jama’ah khusus di masjid itu yang berdzikir secara serempak bersama-sama. Tetapi anggapanku salah. Karena semua orang, semua jama’ah melakukan aktivitas sendiri-sendiri. ..</p>
<p>Suara itu semakin lama semakin menyejukkan hati. Dada menjadi lapang, hati menjadi tentram dan tenang. Bahkan pikiran menjadi jernih.Aku berusaha mengikuti irama indah dan agung itu. Tetapi setiap ku ikuti, suara itu tiba-tiba berhenti. Sepertinya ia mengetahui kalau ada orang yang mengikutinya. Ketika aku terdiam. Suara itu kembali muncul dan terdengar di telingaku. Begitu jelasnya dan begitu agungnya. Begitu aku akan mengikutinya ia mendadak berhenti lagi. Dan yang terdengar adalah suara berisiknya para jama’ah yang melakukan aktivitasnya masing-masing. Dan aku pun semakin heran dibuatnya.</p>
<p>Tetap ada satu pertanyaan yang mengusik dalam hatiku. Suara siapakah itu? Dari mana datangnya?<br />
Ketika aku berusaha mencari jawabnya, tiba-tiba terdengar suara iqamah dari bilal sebagai pertanda waktu shalat akan dimulai. Dan aku pun melakukan shalat dhuhur bersama para jama’ah lainnya.</p>
<p>Sesampai di maktab, aku terus berusaha mencari jawabnya. Suara apakah itu, bergemuruh, datang dari jauh, tambah lama tambah dekat dan membentuk suatu ritme yang mempesona. Indah, agung, mesra, dan membentuk harmoni yang luar biasa…<br />
Begitu penasarannya aku. Maka pada malam itu juga kutulis kejadian itu di dalam buku harianku. Buku yang selalu kubawa kemana saja aku pergi.</p>
<p>Hari ke dua, dari terjadinya peristiwa itu, aku kembali ke masjid pada jam yang sama. Dan aku menempati shaf agak depan dibanding shaf di hari sebelumnya. Seperti biasanya, sebelum waktu shalat dhuhur tiba, setelah aku lakukan shalat sunah, aku melakukan aktivitas dzikir untuk lebih menghayati dan lebih mendekatkan diri kepada Ilahi Rabbi.</p>
<p>Saat-saat aku melakukan dzikir itu, tiba-tiba aku tersentak! Dan bulu kudukku merinding… . Ah, ternyata suara itu terdengar kembali di telingaku. Asalnya lamat-lamat. Tetapi tambah lama bertambah jelas. Dan semakin dekat. Begitu dekatnya suara itu. Sampai aku tidak tahu dari mana datangnya. Telingaku kututup dengan tanganku, suara itu semakin jelas. Telingaku kutempelkan di lantai, di sajadahku, suara itu pun sangat jelas. Aku mendongak ke atas, suara itu pun terdengar begitu jelas bahkan seolah memenuhi atap masjid Nabawi.</p>
<p>Aku berusaha menenangkan diri. Setelah aku tenang, aku mencoba mengikuti suara itu dengan hatiku. Ah! Ternyata suara itu berhenti dan hilang lagi…. Aku pun meratap…” Ya Allah, apa yang terjadi dengan diriku…?” Suara apakah itu? Siapakah yang bersuara itu…</p>
<p>Akhirnya aku pun pulang kembali ke hotel, tanpa mendapatkan jawaban yang pasti, tentang suara misterius tadi. Berikutnya, hari itu merupakan hari yang ke tiga, sejak terjadinya peristiwa itu. Aku kembali ke masjid untuk berjama’ah shalat dhuhur. Saat itu aku mendapatkan shaf di bagian tengah. Tempatnya sangat berbeda dengan dua hari sebelumnya.</p>
<p>Setelah shalat sunah, seperti biasanya aku melakukan aktivitas dzikir. Dalam hati aku bertanya dan juga berharap, apakah akan muncul lagi suara itu? ternyata lama aku tunggu, suara itu tidak muncul lagi. Maka aku pun melupakan kejadian itu.</p>
<p>Selanjutnya aku melakukan shalat sunah lagi. Begitu selesai mengucap salam yang ke dua sebagai penutup shalatku, tiba-tiba hatiku berdegup kencang. Bulu kudukku merinding lagi… Akh, suara itu terdengar lagi. Kini bertambah jelas, bertambah dekat, dan semakin indah iramanya… Aku pun terbuai dibuatnya.</p>
<p>Dengan perasaan agak takut, aku mencoba mengikuti kalimat itu. Hatiku mulai mengikutinya, Setelah itu bibirku mencoba mengikutinya, Ah! sungguh agung, sungguh menyejukkan. .. dan sungguh mempesona.</p>
<p>Dan di hari yang ke tiga itu, aku ternyata bisa mengikuti kalimat indah itu…subhaanallaah … Bibirku mulai bergerak mengikuti suara itu. Suara gemuruh dari berjuta-juta suara, yang membentuk harmoni luar biasa.</p>
<p>Suara itu, kalimat agung itu berbunyi :<br />
“..laa ilaaha illallaah,.. . laa ilaaha illallaah,.. . laa ilaaha illallaah… “</p>
<p>Aku pun tenggelam dalam alunan dzikir yang luar biasa indahnya itu. Entah sampai berapa puluh kali atau bahkan berapa ratus kali aku mengikuti dzikir indah itu aku tidak tahu…. Sampai akhirnya aku dikejutkan oleh suara iqamah bilal.</p>
<p>Aku mulai menyusun shaf untuk shalat berjama’ah, bersama-sama para jama’ah lainnya untuk melakukan shalat dhuhur…</p>
<p>Sesaat sebelum aku shalat dhuhur, tiba-tiba pikiranku melayang kepada kehadiran seorang jama’ah yang pernah shalat di sebelahku yang<br />
memberi minyak wangi di sekujur tubuhku dua hari sebelumnya itu. Pandangan matanya, senyumnya, masih begitu kuat tertanam dalam hatiku.</p>
<p>Apakah peristiwa yang barusan aku alami selama tiga hari berturut-turut itu ada hubungannya dengan orang tersebut?</p>
<p>Atau juga masih berhubungan dengan pengalamanku ketika pergi ke masjid, dimana saat itu setiap langkah kakiku aku gunakan untuk berdzikir? ..wallahu a’lam!</p>
<p>Sungguh aku masih bingung…<br />
Aku pun berusaha untuk melupakan peristiwa itu, karena imam shalat sudah terdengar mengucapkan takbiratul ihram… Allaahu akbar! Kami semua mengikutinya untuk melakukan shalat berjama’ah.</p>
<p>Setelah usai shalat dhuhur, aku baru menyadari bahwa hari itu adalah hari terakhirku di kota Madinah. Dan saat itu merupakan shalat dhuhur terakhir kami di masjid Nabawi, sebelum menuju Mekah Al-Mukaromah.</p>
<p>Sesampai di maktab, kembali kubuka buku catatanku. Ku tulis ulang lanjutan pengalaman aneh, indah, dan mempesona yang terjadi selama tiga kali di masjid Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam itu.</p>
<p>Aku tetap masih merasa heran, dan merasa aneh! Siapakah yang berdzikir itu? Ribuan malaikat? Jutaan partikel yang ada di udara? Atau milyaran bio-elektron yang ada di seluruh penjuru dunia ini? Ataukah suara dzikirnya orang-orang shalih terdahulu yang terekam oleh alam, kemudian pada saat itu terdengar olehku, sampai sebanyak tiga kali?<br />
Aku tidak berani mengambil kesimpulan apapun….</p>
<p>Yang jelas, yang terdengar oleh telinga lahirku dan oleh telinga bathinku saat itu adalah kalimat indah: ” …laa ilaaha illallaah… ” berulang kali. Bergemuruh, tetapi tidak memekakkan telinga. Bergemuruh, tetapi mendatangkan rasa nyaman di dada. Rasanya baru kali itu aku mendengar dan menyaksikan suatu harmonisasi dari jutaan warna suara yang berbeda, yang menyatu membentuk konfigurasi yang luar biasa indahnya…. .</p>
<p>Dan akupun teringat sabda rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam :<br />
“Seutama-utama dzikir ialah : Laa ilaaha illallaah”<br />
(HR. Attirmidzi, Annasa’i, Ibn Majah, Ibn Hibban)</p>
<p>Rupanya inilah puncak dzikir. Pelajaran terindah bagi seluruh makhluk ciptaan Allah. Semua bertasbih! Seluruh alam berdzikir, untuk mentauhidkan Allah saja…</p>
<p>QS. Al-Hasyr (59) : 24<br />
Dia-lah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling baik. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana…</p>
<p><strong>QS. Al Israa’ (17) : 44<br />
Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. </strong></p>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mastoro.wordpress.com/709/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mastoro.wordpress.com/709/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mastoro.wordpress.com/709/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mastoro.wordpress.com/709/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mastoro.wordpress.com/709/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mastoro.wordpress.com/709/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mastoro.wordpress.com/709/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mastoro.wordpress.com/709/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mastoro.wordpress.com/709/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mastoro.wordpress.com/709/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mastoro.wordpress.com/709/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mastoro.wordpress.com/709/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mastoro.wordpress.com/709/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mastoro.wordpress.com/709/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mastoro.wordpress.com&amp;blog=4408780&amp;post=709&amp;subd=mastoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/dzikirnya-alam-semesta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/669766dc024ee2ac23cb5413e1a86e3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mastoro</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Istigfar</title>
		<link>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/istigfar/</link>
		<comments>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/istigfar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 14:06:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mastoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjemput Hidayah Allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mastoro.wordpress.com/?p=707</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin masih ada di antara kita yang enggan membasahi bibir dengan memperbanyak istighfar,boleh jadi tidak sedikit orang yang lidahnya masih kelu untuk berulang-ulang mohon ampun kepada Allah. Padahal banyak perkara dalam hidup ini yang tidak dapat dilalui tanpa istighfar.Istighfar adalah sarana turunnya kasih sayang, rahmat dan cinta Allah. Cinta dan kasih sayang Allah tsb tercermin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mastoro.wordpress.com&amp;blog=4408780&amp;post=707&amp;subd=mastoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin masih ada di antara kita yang enggan membasahi bibir dengan memperbanyak istighfar,boleh jadi tidak sedikit orang yang lidahnya masih kelu untuk berulang-ulang mohon ampun kepada Allah. Padahal banyak perkara dalam hidup ini yang tidak dapat dilalui tanpa istighfar.Istighfar adalah sarana turunnya kasih sayang, rahmat dan cinta Allah. Cinta dan kasih sayang Allah tsb tercermin jelas dalam hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan Anas bin Malik ra..</p>
<p>“Sesungguhnya Allah lebih suka menerima taubat seorang hambaNya melebihi kesenangan seorang yang menemukan kembali untanya yang telah hilang di tengah hutan.” (HR BUkhari Muslim)<br />
Renungkanlah.. sedemikian senangnya Allah menerima taubatnya seseorang,namun manusia sendiri malah enggan istighfar &amp; kembali pada jalan yang lurus yang mendapat rahmat Allah.</p>
<p>Rasulullah saja yang telah maksum dari dosa setiap hari tidak kurang 70 kali beliau beristighfar,apalagi kita manusia yang setiap detiknya selalu berkarya membuat tumpukan dosa,seharusnya lebih banyak beristighfar baik secara lisan,dalam hati maupun pikiran kita.Kesalahan dan dosa yang terus bertambah akan mengotori hati akan berdampak pada kondisi labil dan tidak seimbangnya kehidupan yang dijalani seseorang.</p>
<p>Banyak dosa yang tidak mampu kita rasakan dan kita raba,banyak kekeliruan yang tidak mampu kita rasakan sebagai kekeliruan,banyak kemaksiatan yang tidak kita sadari sebagai kemaksiatan.Jika kita termasuk yang rajin shalat apakah kita bisa bebas dari dosa yang tidak bisa kita rasakan?</p>
<p>Seperti perkataan Abu Bakar Al MUzanni,”Amal-amal manusia itu akan naik ke langit.Jika pada lembar catatan itu terdapat istighfar maka putihlah catatannya.Jika lembar catatan itu tidak terdapat istighfar,maka hitamlah catatannya.”</p>
<p>Istighfar ibarat air,yang menyirami dan membersihkan hati.Menghilangkan kotoran dan dosa dari jiwa. Istighfar adalah cahaya yang menghapus kegelapan orang-orang yang melakukan kemaksiatan. Istighfar akan memunculkan cahaya dalam hati seseorang.</p>
<p>Ibnu Qayyim rahimahullah mengatakan,”Salah satu sebab paling besar dari kesempitan hati adalah menjauh dari Allah dan lalai berzikir kepada Allah.”</p>
<p>Saat seseorang melakukan banyak dosa dan kemaksiatan maka hatinya menjadi keras,kesat dan legam karena dosa.Dan hal ini akan tercermin dari kesempitan hati,kegundahan,kerisauan pikiran,kebingungan. Istighfar akan menjadikan hati lebih bersih,sehingga bisa menerima kebenaran dan tunduk pada kebenaran dari Allah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mastoro.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mastoro.wordpress.com/707/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mastoro.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mastoro.wordpress.com/707/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mastoro.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mastoro.wordpress.com/707/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mastoro.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mastoro.wordpress.com/707/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mastoro.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mastoro.wordpress.com/707/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mastoro.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mastoro.wordpress.com/707/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mastoro.wordpress.com/707/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mastoro.wordpress.com/707/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mastoro.wordpress.com&amp;blog=4408780&amp;post=707&amp;subd=mastoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/istigfar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/669766dc024ee2ac23cb5413e1a86e3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mastoro</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kurangi STMJ dalam Hidup Kita</title>
		<link>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/kurangi-stmj-dalam-hidup-kita/</link>
		<comments>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/kurangi-stmj-dalam-hidup-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 14:04:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mastoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjemput Hidayah Allah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mastoro.wordpress.com/?p=705</guid>
		<description><![CDATA[Ngeh khan apa STMJ? “Sholat Terus Maksiat Juga terus..” “Setiap anak Adam pasti menanggung dosa,tapi sebaik-baik manusia adalah yang segera bertaubat nashuha setelah mengetahui yang dilakukannya adalah salah.” Itulah sabda Rasulullah SAW. Jangan meremehkan dosa-dosa kecil,karena dosa-dosa kecil yang dilakukan terus menerus akan menumpuk menjadi dosa besar. Ibarat debu..debu itu partikel yang amat halus akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mastoro.wordpress.com&amp;blog=4408780&amp;post=705&amp;subd=mastoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ngeh khan apa STMJ<strong>? <em>“Sholat Terus Maksiat Juga terus..”</em></strong></p>
<p>“Setiap anak Adam pasti menanggung dosa,tapi sebaik-baik manusia adalah yang segera bertaubat nashuha setelah mengetahui yang dilakukannya adalah salah.” Itulah sabda Rasulullah SAW.</p>
<p>Jangan meremehkan dosa-dosa kecil,karena dosa-dosa kecil yang dilakukan terus menerus akan menumpuk menjadi dosa besar. Ibarat debu..debu itu partikel yang amat halus akan tetapi ketika sebuah debu menimpa kaca,dan kaca tidak pernah dibersihkan,maka kaca itu makin tertutup oleh tebalnya debu, jika terus dibiarkan.. lama kelamaan debu akan menjadi kerak,dan makin susah dibersihkan.Dan kaca telah berubah tampilannya menjadi tembok karena tidak lagi tembus pandang ..</p>
<p>Begitu juga pikiran,hati dan raga manusia,harus rajin dibersihkan dengan memperbanyak amal sholeh.Perbanyak istighfar dan dzikir,<br />
menambah prosentase sholat sunnah,sedekah,puasa sunnah,akan membersihkan diri secara total.<br />
Kita isi pergantian Tahun Baru Islam ini dengan muhasabah..sejauh mana kita yang mengaku muslim benar-benar mengaplikasikan Syahadat,Rukun Islam dan Rukun Iman dalam keseharian kita?<br />
Sudah benarkah selama ini kita menghamba pada Allah? bukan pada harta dan manusia?</p>
<p>Renungkan Hadits Rasulullah SAW di bawah,yang telah banyak menjadi kenyataan di jaman ini:<br />
“Akan datang kepada manusia suatu zaman yang tak seorangpun menyisa kecuali ia akan memakan riba.Barangsiapa yang tidak ikut memakannya,ia akan terkena debunya.”<br />
(kehidupan ekonomi &amp; aliran uang di bank inilah realitanya)</p>
<p>“Bagaimana menurutmu bila agama diabaikan? banyak darah yang mengalir, zina dimana-mana, dan bangunan menjulang tinggi?”<br />
(Ini juga sudah terbukti bukan?)</p>
<p>“Kiamat tidak akan tiba sehingga Al-Quran dianggap hina dan waktu saling berdekatan.”<br />
(saat ini lebih banyak orang yang mengabaikan Al-Quran ketimbang mencintainya dg membaca &amp; mengamalkannya,inipun terbukti. Sedang jangka waktu yang lama sering dibuat singkat oleh manusia dg tradisi instan.)</p>
<p>“Wahai manusia,bagaimana menurutmu jika istri-istrimu dan anak-anakmu durhaka dan berbuat keji?”<br />
(Inipun telah banyak bukti,dengan adanya makin banyak perceraian,anak-anak melawan orang tua,terkena narkoba.)</p>
<p>“Orang berjalan di pasar sedang paha mereka tersingkap”<br />
(Yang satu ini sudah tidak perlu bukti lagi..terlampau banyak..)</p>
<p>“Harta akan dialirkan untuk orang-orang yang mau berdusta”<br />
(Siapa yang menyangkal hal ini terjadi saat ini?)</p>
<p>“Pada waktu itu manusia banyak yang meninggalkan jalan yang lurus.Kaum pria berhias seperti wanita dan wanita bersolek seperti raja diktator.<br />
Apabila ada orang yang mengajak untuk taat pada Allah,maka justru diolok-olok.”<br />
(inipun telah terbukti kebenarannya)</p>
<p>Tunggu Apalagi? Tinggalkan STMJ, ganti dengan perbanyak amal sholeh, jangan tertipu setan berwajah manusia disekitar kita.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mastoro.wordpress.com/705/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mastoro.wordpress.com/705/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mastoro.wordpress.com/705/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mastoro.wordpress.com/705/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mastoro.wordpress.com/705/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mastoro.wordpress.com/705/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mastoro.wordpress.com/705/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mastoro.wordpress.com/705/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mastoro.wordpress.com/705/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mastoro.wordpress.com/705/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mastoro.wordpress.com/705/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mastoro.wordpress.com/705/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mastoro.wordpress.com/705/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mastoro.wordpress.com/705/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mastoro.wordpress.com&amp;blog=4408780&amp;post=705&amp;subd=mastoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/kurangi-stmj-dalam-hidup-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/669766dc024ee2ac23cb5413e1a86e3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mastoro</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Taubatan Nasuha</title>
		<link>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/taubatan-nasuha/</link>
		<comments>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/taubatan-nasuha/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 13:58:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mastoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjemput Hidayah Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Taubat]]></category>
		<category><![CDATA[taubatan nasuha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mastoro.wordpress.com/?p=703</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa kali saya menerima pertanyaan dan komentar seputar tentang taubat.. Cobalah simak berikut ini, “Saya melakukan sebuah dosa besar,saya telah bertaubat,tetapi saya mengulangi lagi perbuatan dosa tsb, apakah jika saya bertaubat,taubat saya akan diterima oleh Allah?” “Saya termasuk orang yang rajin beribadah,sholat tidak pernah saya tinggalkan,tetapi ketika saya bertemu dengan pacar saya, saya bisa melakukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mastoro.wordpress.com&amp;blog=4408780&amp;post=703&amp;subd=mastoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa kali saya menerima pertanyaan dan komentar seputar tentang taubat..</p>
<p>Cobalah simak berikut ini,<br />
“Saya melakukan sebuah dosa besar,saya telah bertaubat,tetapi saya mengulangi lagi perbuatan dosa tsb,<br />
apakah jika saya bertaubat,taubat saya akan diterima oleh Allah?”<br />
“Saya termasuk orang yang rajin beribadah,sholat tidak pernah saya tinggalkan,tetapi ketika saya bertemu dengan pacar saya, saya bisa melakukan zina.Saya bertaubat,tetapi saya juga selalu mengulangi perbuatan dosa tsb.”<br />
“Saya adalah seorang murid yang pernah melakukan dosa besar,saya bertaubat secara lisan,hati dan perbuatan di depan Guru Ngaji saya di hadapan Allah bersumpah meninggalkan dosa yang pernah saya lakukan dan mengganti dengan amal ibadah yang banyak. Namun beberapa tahun kemudian saya melakukan kembali dosa yang sama..apakah saya masih akan diampuni Allah?</p>
<p>Dari ketiga cuplikan di atas mencerminkan bahwa betapa Taubat yang diartikan banyak orang adalah bukan Taubat Nashuha. Melainkan tobat Cabe. ( udah tau pedas masih dimakan juga, udah tau salah masih diulang juga). Ditinggalkan tapi di kemudian hari diulangi lagi,bahkan lebih parah lagi tuh dosa. Karena apa, pertama kali orang melakukan dosa karena tidak memahami akan dosa tsb, Allah masih memberikan adzab yang setimbal dengan dosanya. Akan tetapi ketika seseorang tahu itu sebuah dosa,tetapi dilakukan juga,<br />
adzab yang diberikan Allah lebih besar daripada ketika seseorang tidak memahami bahwa hal itu merupakan dosa.</p>
<p>Perintah dari Allah supaya kita bertaubat dijumpai dalam banyak ayat Al-Quran. Namun taubat yang dimaksudkan adalah taubat yang sebenar-benarnya, yang disebuat <strong>Taubat Nashuha. </strong>Yaitu tidak kembali kepada kesalahan yang sebelumnya diperbuat dan mengganti dengan amal ibadah yang banyak.Setiap taubat yang sungguh-sungguh dari dosa sebesar apapun, akan dibukakan pintu ampunan oleh Allah, bahkan Al-Quran menggambarkan kebahagiaan Allah itu seperti seorang gembala yang kehilangan peliharaannya, kemudian menemukannya kembali. Sebegitu senangnya Allah menerima kembalinya kita pada-Nya karena Allah memiliki sifat Ghofurur Rohim,Maha Pengampun.</p>
<p>Taubat seseorang itu bisa dilihat dari beberapa hal:<br />
1. Mengendalikan lisan dari ucapan yang tidak berguna<br />
2. Jauh dari rasa iri,dengki dan sikap permusuhan<br />
3. Menghindari lingkungan/teman yang buruk<br />
4. Taat pada perintah Allah dan menjauhi laranganNya</p>
<p>Tanda apa yang bisa diketahui bahwa taubat seseorang diterima?<br />
1. Berkumpul dengan orang yang sholeh dan tidak bergaul dengan teman buruk. (Sebenarnya yang namanya teman hendaknya selalu mengajak kepada kebaikan, jika ada teman yang mengajak pada kedzaliman berarti ia bukanlah teman tetapi musuh dalam selimut. Karena senang jika kita dalam keburukan)<br />
2. Senantiasa menjauhi perbuatan dzalim dan rajin beribadah<br />
3. Tidak terpancang hanya pada kepentingan dunia, sebaliknya selalu ingat akan adanya Akherat sehingga apa yang dilakukan di dunia adalah persiapan untuk hari akhir.<br />
4. Tawakal atas rezeki yang diberikan Allah setelah berikhtiar</p>
<p>Tingkatan Taubat menurut Imam Ghazali adalah sbb:<br />
Pertama: bertaubatnya seseorang dan istiqomahnya ia di jalan Allah hingga akhir hayatnya.Sehingga ia disebut As-Sabiq Bil Khairat yang artinya mampu merubah perilaku buruk dengan kebaikan. inilah taubat yang sebenarnya/Taubat Nashuha yang insyaAllah akan mendapat ridho Allah dalam kehidupannya baik di dunia maupun di akherat.<br />
Kedua: Orang yang bertaubat dari dosa besar,tetapi dalam perjalanan taubatnya selalu mendapat ujian hingga tidak sengaja ia terjatuh dalam dosa,tetapi hatinya senantiasa sedih dan menyesal sehingga ia berusaha memperbarui tindakannya dengan memperbaiki niatnya.<br />
Ketiga: orang yang bertaubat untuk beberapa lama tapi kemudian hawa nafsu mengalahkannya sehingga ia berbuat dosa lagi.Namun demikian ia masih mau melakukan amal shaleh,ia masih meminta pertolongan Allah agar mampu mengendalikan hawa nafsunya.<br />
Keempat: orang yang bertaubat hanya sebentar saja,tapi kemudian berbuat dosa lagi tanpa dibarengi penyesalan sedikitpun,bagaikan orang lalai bahwa ia telah bertaubat.Pada tingkatan ini ditakutkan orang bisa meninggal dalam keadaan su’ul khatimah.Yaitu ajal menjemputnya saat ia melakukan dosa, bukan saat ia bertaubat.Naudzubillah.</p>
<p>Semoga dengan tahunya kita semua akan taubat,membuat kita benar-benar bertaubat meninggalkan dosa besar,terus bertaubat dari dosa-dosa kecil,senantiasa memperbarui niat dan melakukan lebih banyak amal shaleh.</p>
<p>Ya Ghofur Ya Bashir..<br />
Engkau Maha Melihat segala perbuatan kami yang tampak dan tersembunyi<br />
Engkau juga mengetahui segala dosa dan taubat yang kami lakukan<br />
Kepada siapa lagi kami memohon ampun jika bukan Engkau yang Mengampuni kami?<br />
Mudahkanlah jalan taubat kami Ya Allah,Ya Fatah..Ya Rozak.. ya Latif.. Ya Allah…<br />
Aminnn..</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>di kutip dari http://bening1.wordpress.com/2009/04/06/324/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mastoro.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mastoro.wordpress.com/703/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mastoro.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mastoro.wordpress.com/703/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mastoro.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mastoro.wordpress.com/703/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mastoro.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mastoro.wordpress.com/703/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mastoro.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mastoro.wordpress.com/703/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mastoro.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mastoro.wordpress.com/703/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mastoro.wordpress.com/703/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mastoro.wordpress.com/703/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mastoro.wordpress.com&amp;blog=4408780&amp;post=703&amp;subd=mastoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/28/taubatan-nasuha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/669766dc024ee2ac23cb5413e1a86e3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mastoro</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>11 Keunggulan Windows 7</title>
		<link>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/08/11-keunggulan-windows-7/</link>
		<comments>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/08/11-keunggulan-windows-7/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 17:22:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mastoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi IT, Game dan Konco konconya]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mastoro.wordpress.com/?p=700</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA &#8211; Kehadiran Windows 7 yang baru saja dirilis di Indonesia hari ini, tentunya dilengkapi dengan sejumlah fitur-fitur tambahan yang diklaim Microsoft merupakan penyempurna dari sistem operasi sebelumnya. Bertempat di Hard Rock Cafe, Jakarta, Kamis (22/10/2009), Microsoft memaparkan keunggulan Windows 7 yang dipenuhi dengan fitur hiburan, tingkatan keamanan yang mumpuni, dan tampilan antar muka diperbaharui, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mastoro.wordpress.com&amp;blog=4408780&amp;post=700&amp;subd=mastoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h5>
<div>JAKARTA &#8211; Kehadiran Windows 7 yang baru saja dirilis di Indonesia hari ini, tentunya dilengkapi dengan sejumlah fitur-fitur tambahan yang diklaim Microsoft merupakan penyempurna dari sistem operasi sebelumnya.</div>
<div>Bertempat di Hard Rock Cafe, Jakarta, Kamis (22/10/2009), Microsoft memaparkan keunggulan Windows 7 yang dipenuhi dengan fitur hiburan, tingkatan keamanan yang mumpuni, dan tampilan antar muka diperbaharui, sehingga nampak interaktif dan elegan.</div>
<div>Dan berikut merupakan 11 fitur keunggulan yang di dapat dalam Windows 7,</div>
<div>Windows Taskbar yang Diperbaharui</div>
<div>Taskbar pada Windows 7 memudahkan kendali dan membantu untuk mengakses program dan file yang dibutuhkan secara lebih cepat. Setiap Windows yang ada di taskbar dapat dilihat secara penuh apabila mouse diarahkan ke windows tersebut. Dengan ukuran ikon yang lebih besar membuatnya mudah di-klik dengan windows ataupun dengan fitur multi-touch Windows 7. Program dan file yang sering digunakan dapat mudah ditempatkan di taskbar untuk pengaksesan lebih cepat.</div>
<div>Jump List</div>
<div>Jump list disetiap program pada menu start dan windows taskbar mempermudah dalam mencari sesuatu. Secara otomatis disusun berdasarkan yang paling baru dan sering dibuka sehingga lebih sedikit waktu yang dibutuhkan untuk mencari lagu favorit, atau file yang baru dikerjakan.</div>
<div>Snap, Shake, Peek</div>
<div>Program dan file yang sering digunakan dapat diakses dengan mudah tanpa desktop menjadi berantakan. Dengan adanya peek, arahkan muse ke kanan bawah taskbar dan semua windows yang terbuka ke arah yang lebuh jauh untuk mengukur ulang (<em>re-size</em>) windows tersebut, sehingga dua windows dapat terbuka pada sisi kana dan kiri secara bersamaan, untuk melakukan perbandingan.</div>
<div>Dengan shake, klik satu windows dan goyangkan mouse untu minimize windows lauin yang sedang terbuka.</div>
<div>Windows Touch</div>
<div>Fitur layar sentuh telah dimasukan ke dalam Windows 7 dan tersedia pada PC dengan layar sentuh. Dengan fitur layar sentuh, gambar dapat diperbesar dengan menempatkan kedua tangan. Browsing Interner Explorer 8 juga akan semakin mudah denga  fitur ini.</div>
<div>Home Group</div>
<div>Home Group di Windows 7 membuat berbagi file diantar PC da n device di rumah menjadi lebih mudah. Melalui Home Group, PC dengan IWndows 7 dapat secara otomatis mengidntifikasikan dan tersambung dengan yang lannya.</div>
<div>Fastern on, Fastern off</div>
<div>Pengguna Windows 7 akan memperoleh manfaat dari peningkatan kinerja waktu memulai (start-up), resume dan menutup matikan (shut dows) PC yang lebih cepat dan peningkatan power management.</div>
<div>Windows Live Essentials</div>
<div>Komunika dan berbagai layanan merupakan salah satu hal yang penting. Di Windows 7, fitur yang ada di versi Windows sebelumnya akan disediakan secara cuma-cuma melalui program Windows Live Essentials. Pengguna dapat mengakses data offline dan melakukan berbagai hal untuk foto, video dan hal lainnya.</div>
<div>Internet Explorer 8</div>
<div>Berselancar di dunia maya dengan IE 8 semakin matap dengan menyesuaikan keperluan penggunaanya melalu peningkatan di kecepatan, dan smart screen filte, yang membabtu PC tetap aman dengan memberitahu situs yang memiliki potensi bahaya.</div>
<div>Windows Search</div>
<div>Fitur ini dapat mengidentifikasikan lokasi dan membuka file apapun pada PC dari menu start dengan hanya mengetik satu atau dua kalimat.</div>
<div>Web Slices</div>
<div>Fitur ini merupakan yang terbaru di Windows 7 dimana pengguna dapat memotong bagian yang ditargetkan dari sebuah situs yang kemudian ditempatkan di toolbar Internet Explorer 8 untuk referensi yang mudah dan cepat.</div>
<div>Parental Control</div>
<div>Membantu mengatur waktu yang spesifik dan menentukan program, situs serta game yang diperbolehkan untuk diakses anak-anak.</div>
</h5>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mastoro.wordpress.com/700/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mastoro.wordpress.com/700/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mastoro.wordpress.com/700/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mastoro.wordpress.com/700/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mastoro.wordpress.com/700/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mastoro.wordpress.com/700/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mastoro.wordpress.com/700/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mastoro.wordpress.com/700/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mastoro.wordpress.com/700/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mastoro.wordpress.com/700/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mastoro.wordpress.com/700/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mastoro.wordpress.com/700/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mastoro.wordpress.com/700/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mastoro.wordpress.com/700/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mastoro.wordpress.com&amp;blog=4408780&amp;post=700&amp;subd=mastoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/08/11-keunggulan-windows-7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/669766dc024ee2ac23cb5413e1a86e3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mastoro</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kekurangan dan kelebihan windows 7</title>
		<link>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/08/kekurangan-dan-kelebihan-windows-7/</link>
		<comments>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/08/kekurangan-dan-kelebihan-windows-7/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 17:20:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mastoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi IT, Game dan Konco konconya]]></category>
		<category><![CDATA[Windows 7]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mastoro.wordpress.com/?p=697</guid>
		<description><![CDATA[Kelebihan Windows - Berjalan lebih cepat dibandingkan Vista, tapi masih sedikit lebih lambat dibandingkan XP, tapi untuk versi x64 merupakan versi yang paling cepat bila dibandingkan XP atau Vista. - Fitur sekuriti yang benar-benar ketat. Jika sebelumnya kita bisa memaksa software untuk dapat diinstal di Vista (karena ada masalah kompatibilitas), kini tidak lagi. - Lebih [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mastoro.wordpress.com&amp;blog=4408780&amp;post=697&amp;subd=mastoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kelebihan Windows<br />
- Berjalan lebih cepat dibandingkan Vista, tapi masih sedikit lebih lambat dibandingkan XP, tapi untuk versi x64 merupakan versi yang paling cepat bila dibandingkan XP atau Vista.<br />
- Fitur sekuriti yang benar-benar ketat. Jika sebelumnya kita bisa memaksa software untuk dapat diinstal di Vista (karena ada masalah kompatibilitas), kini tidak lagi.<br />
- Lebih sedikit membutuhkan ruangan harddisk<br />
- Manajemen memory yang lebih baik<br />
- Pengaturan taskbar yang lebih baik<br />
- Hampir semua driver untuk Vista bisa digunakan di Windows 7<br />
- Help Tool yang lebih baik.</p>
<p>Kekurangan:<br />
- Ada hardware yang bisa langsung dikenali di Vista, tapi tidak di WIndows 7 (karena masih versi beta)<br />
- Susah memaksa software yang sebelumnya bisa dipaksakan diinstall di VIsta, juga dipasang di Windows 7</p>
<p>Windows 7 ini sudah bisa didownload mulai bulan Januari 2008 ini dan akan berakhir trialnya sekitar bulan Agustus 2008.</p>
<p>Release resmi Windows 7 diperkirakan akhir 2009 atau awal 2010.</p>
<p>Kalau Anda ingin mencoba menggunakan Windows 7, sebaiknya dengan menggunakan dual booting, sehingga Anda tetap bisa bekerja dan main game di satu partisi XP, sambil mereview Windows 7 di partisi lainnya.</p>
<p>Dan jangan mengganti sistem operasi utama Anda menjadi Windows 7, karena pasti Anda akan banyak terganggu, dan Microsoft sendiri tidak menyarankan.</p>
<p>Untuk instalasi driver, Anda bisa mencoba untuk menggunakan versi Vistanya. Kalau tidak bisa, coba lihat disitusnya, mungkin sudah ada dukungan untuk Windows 7 betanya.</p>
<p>Kalau tidak ada juga, lebih baik menunggu saja hingga versi finalnya keluar</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mastoro.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mastoro.wordpress.com/697/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mastoro.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mastoro.wordpress.com/697/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mastoro.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mastoro.wordpress.com/697/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mastoro.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mastoro.wordpress.com/697/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mastoro.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mastoro.wordpress.com/697/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mastoro.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mastoro.wordpress.com/697/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mastoro.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mastoro.wordpress.com/697/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mastoro.wordpress.com&amp;blog=4408780&amp;post=697&amp;subd=mastoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/08/kekurangan-dan-kelebihan-windows-7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/669766dc024ee2ac23cb5413e1a86e3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mastoro</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Nyata Satu Satunya Rumah Selamat Akibat Gempa Padang</title>
		<link>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/08/kisah-nyata-satu-satunya-rumah-selamat-akibat-gempa-padang/</link>
		<comments>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/08/kisah-nyata-satu-satunya-rumah-selamat-akibat-gempa-padang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 17:14:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mastoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjemput Hidayah Allah]]></category>
		<category><![CDATA[Hidayah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mastoro.wordpress.com/?p=695</guid>
		<description><![CDATA[SELAMAT. Ketika alam murka, Tuhan berkehendak. Jika memang Tuhan belum menghendaki, apa pun yang terjadi pada alam, tidak akan memberikan celaka kepada manusia, penghuni bumi. Betapa kuasa Tuhan, tatkala bencana datang ditunjukkan kepada keluarga Labai Ayuih, warga Tandikek yang hampir seluruh kampung terpendam tanah lonsgsor. Namun, tanah lonsgsor  tidak menutup rumah Labai, melainkan hanya melewati [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mastoro.wordpress.com&amp;blog=4408780&amp;post=695&amp;subd=mastoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SELAMAT</strong>. Ketika alam murka, Tuhan berkehendak. Jika memang Tuhan belum menghendaki, apa pun yang terjadi pada alam, tidak akan memberikan celaka kepada manusia, penghuni bumi. Betapa kuasa Tuhan, tatkala bencana datang ditunjukkan kepada keluarga Labai Ayuih, warga Tandikek yang hampir seluruh kampung terpendam tanah lonsgsor. Namun, tanah lonsgsor  tidak menutup rumah Labai, melainkan hanya melewati kiri dan kanan rumahnya. Sementara rumah di bawahnya, kesemuanya disapu longsoran tanah.<span id="more-695"></span></p>
<p>Tek henti-hentinya Labai Ayuih berucap syukur. Tak henti-hentinya pula, pria berusia 56 tahun ini bersujud dan beristighfar. Ia mengaku tidak percaya dengan kejadian alam yang dilihat dan dirasakannya. “Tuhan telah menampakkan Kuasa-Nya kepada keluarga kami,” kata Labai ketika didatangi wartawan JPNN di Padang, Senin kemarin.</p>
<p>Labai memang patut bersyukur. Keluarganya telah diselamatkan dari maut, ketika sanak, saudara dan tetangga-tetangganya se kampung Sumanak habis terkubur hidup-hidp oleh longosoran tanah lereng Gunun Tigo. Korong SUmanak, merupakan salah satu korong yang kini sudah terkubur. Korong ini terkubur habis bersama sekitar 60 warga yang menghuninya.</p>
<p>Letak Korong Sumanak berada di Kecamatan Patamuan, Kenagarian, Tandikek. Hanya sekitar dua kilometer dari pasar Tandikek. Atau sekitar 10 kilometer dari Simpang Kotomambang. Dusun Sumanak sendiri persis berada di Pinggang Gunung Tigo. Dibawah dusun ini mengalir sungai Batang Sumanak. Pada hari-hari biasa, air sungai ini mengalir dengan tenang. Airnya bening dan sejuk. Namun, tatkala hujan mengguyur bukit Tigo, sungai ini tak jarang mengganas. Seperti tak mengenal ampun, menyapu siapa saja yang menjadi penghalangnya.</p>
<p>Disinilah kampung yang hijau, nan elok itu berada. Disitu pula keluarga Labai Ayuih bersama enam anaknya hidup rukun dan damai. Ketika gempa mengguncang, labai bersama seluruh keluarganya sedang bercengekerama di dalam rumahnya yang semi permanen. Hanya anak salah seorang anaknya Riki yang sedang berada di luar rumah. Ia sedang buang air besar. “Tak biasanya Riki buang air besar sore-sore begini, ” kata Labai mengisahkan.</p>
<p>Tak seberapa lama kemudian gempa mengguncang. Labai sadar kalau rumahnya sedang diguncang gempa. Ia pun berteriak, meminta seluruh anggota keluarganya keluar rumah. “Beberapa saat kemudian suara gemuruh datang dari atas. Kami tak tahu, apa yang sedang terjadi,” ujarnya. Sepuluh menit kemudian, suara gemuruh itu semakin keras. “Dan alamak, tanah bercampur lumpur bergerak kencang menuju ke bawah. Semuanya serba cepat kejadiannya,” Kata Labai.</p>
<p>Disela-sela keheranannya, tanah berlumpur ini mengalir ke bawah. Anehnya, tanah itu tidak mengubur rumah Labai, juga keluarganya. Melainkan, tanah itu mengarir di samping kiri dan kanan rumahnya yang sebenarnya hanya sederhana. Kemudian menyapu rumah-rumah warga di sekelilingnya. Sambil berupaya menyelematkan diri, Labai yang masih menggendong M Riki, tiga tahun, terus beristighfar.</p>
<p>Suara gemuruh tanah longsor begitu keras. Sehingga teriakan warga sekitar yang memintah tolong pun tak terdengar. ” Awak langsung ambiak Riki, sudah tuh balindung di luar rumah. (Saya langsung ambil Riki, dan berlindung di luar rumah ),” kata Labai. Semuanya tak berlangsung lama. Ketika suara gemuruh menghilang, Labai pun keluar dari persembunyian. Ia takjub, senang karena keluarganya selamat semua. Namun ia sedih, sanak, saudara dan kerabatnya satu kampung hilang tak bersisa. Kamungnya yang asri itu, sudah berubah menjadi padang lumpur.</p>
<p>“Aku sedih karena kampung nan dicinta telah hilang. Hanya hamparan lumpur dan tanah yang nampak. Sedangkan rumah-rumah sudah tidak ada lagi,” tandasnya. Semua tetangganya habis. “Mereka terkubur di sana,” kata Labai sembari menunjukkan bukit lumpur yang terbentuk hanya beberapa saat sebelumnya.Sebuah Mushola yang biasa ia gunakan bersembahyang ikut terukubur lumpur. ” Biasonyo, kalau ka sembahyang , hanya ado imam do awak, tu babarapo padusi. (Biasanya hanya ada imam, saya dan beberapa jemaah perempuan shalat di mushola itu,” Kata Labai.</p>
<p>Kini Labai beserta enam anaknya hidup sendirian di dusun Sumanak. Karena itu, kendati rumah Labai masih utuh ia berencana tak akan menempati rumah yang telah menyelematkannya itu. Kini, Labai mengungsi di kerabatnya di kampung Paneh, beberapa kilometer dari kamupun Sumanak. “Aku tak mau hidup sendirian. Mungkin hari ini saya selamat, tetapi kalau ada bencana lagi apa kami masih akan diberi selamat. Kami akan pindah ke tempat yang lebih aman,” kata Labai menuturkan.</p>
<p>Tentang rumahnya yang ajaib, karena bisa terhindar dari timbunan tanah dan lumpur Labai tak mau banyak berkomentar. Ia dengan bijak mengatakan, “Semua itu atas kehendakNya. Kami tak bisa merekayasa, karena itu terjadi dengan sendirinya. Sampai sekarang, saya masih terus berucap syukur, karena kelurga kami dilepaskan dari kemurkaan alam yang dahsyat.”</p>
<p>Ia juga mengaku tak merasakan firasat apa pun sebelum peristiwa itu. “Yang ganjil cuma Riki, yang tiba-tiba minta buang air besar. Padahal, ia tak pernah buang air besar di sore hari seperti itu. Selebihnya, kami tidak merasakan firasat apa pun,” ujarnya. (jpnn.com)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mastoro.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mastoro.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mastoro.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mastoro.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mastoro.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mastoro.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mastoro.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mastoro.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mastoro.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mastoro.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mastoro.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mastoro.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mastoro.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mastoro.wordpress.com/695/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mastoro.wordpress.com&amp;blog=4408780&amp;post=695&amp;subd=mastoro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mastoro.wordpress.com/2009/11/08/kisah-nyata-satu-satunya-rumah-selamat-akibat-gempa-padang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/669766dc024ee2ac23cb5413e1a86e3e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mastoro</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
